1
Heavy Metal Islam on Fri Apr 25, 2008 2:41 pm
begundal7
Sensei


Sensei

Heavy Metal Islam, Fenomena Baru di Kalangan Pemuda Timur Tengah
“Heavy Metal Islam”. Pasti banyak orang tertarik dengan judul buku
yang unik ini. Tapi judul itu belum selesai. Karena masih berlanjut
pada judul kecil di bawahnya yang bertuliskan, “Rock, Resistance, and the Struggle for the Soul of Islam." Buku itu karya Profesor Mark Levin, salah seorang dosen ilmu sejarah di Universitas California-Irvine.
Menurutnya, tidak sedikit para pemuda Islam di Timur Tengah saat ini
yang mulai gandrung pada aliran musik Heavy Metal. Dan itu menurut
Levin merupakan sebuah ungkapan revolusi atas perasaan tertekan dan
kondisi otoriter yang mereka alami. Untuk mengungkap bagaimana aliran
Heavy Metal mulai merasuki pemuda Timur Tengah, situs Islamonline melakukan wawancara dengan Levin, si penulis buku. Berikut petikannya:
Ada sejumlah tokoh aliran Heavy Metal dari kalangan Islam. Apakah
anda merasakan bahwa aliran musik itu tidak menghalangi mereka dari
sosok muslim yang baik? Bagaimana mereka bisa memadukan antara musik
beraliran keras dengan Islam?
Saya sudah berbicara dengan sejumlah pemuda seperti itu, dan mereka
menyampaikan bahwa mereka tetap melakukan shalat Jum’at di masjid
misalnya, selanjutnya mereka meneruskan panggung musik Black Metalnya
selama empat jam berturut-turut. Di sini, di negara Barat, kita lihat
Black Metal adalah salah satu aliran musik Metal yang mempunyai style
musik yang unik karena memiliki kecepatan musik dan lengkingan suara
dalam nyanyiannya. Di samping iringan drum dan ragam jenis gitar.
Aliran musik ini dikenal juga dengan Satanic Metal. Di AS dan Skandinavia, aliran musik seperti ini sudah ada dan disebut sebagai aliran setan yang anti-agama dan anti-Kristen.
Tapi di Timur Tengah ada kelompok pemuda yang menyanyikan Satanic Lyric, meski tidak banyak. Kebanyakan mereka mengatakan, alasannya menyanyikan Black Metal cuma gaya saja. Mereka tidak menyanyikan Satanic Lyric nya, melainkan aliran musiknya saja.
Di sejumlah negara Arab, apakah ada penentangan terhadap musik Heavy Metal?
Ya, sejumlah orang yang mengaku komitmen dan kelompok Salafi selalu
menolaknya. Bahkan, mereka bukan hanya menolak Heavy Metal tetapi
menolak musik itu secara umum. Meskipun musik itu digunakan untuk
kepentingan agama. Ada yang mengatakan itu adalah haram. Tapi perlu
ditegaskan, kondisinya sudah berubah dalam sepuluh tahun terakhir. Pada
tahun 1997, pemerintah Mesir pernah melarang pertunjukan musik Metal
untuk meredakan revolusi agama yang memang menentangnya. Presiden
Mubarak merasa pada waktu itu, dia harus meredakan kaum agamis yang
menentangnya.
Tapi setelah itu, sejumlah pemuda mulai cenderung pada aliran ini,
meskipun mereka tetap berhati-hati dengan berbagai hal yang tidak
sesuai dengan kondisi Mesir, terkait dengan masalah Zionisme atau
tudingan menyerupai Barat. Sekarang, Heavy Metal bukan masalah di Timur
Tengah. Pemerintah tidak terlalu memantau prilaku penduduknya karena
orang-orang Mesir sekarang juga sudah berubah. Al-Ikhwan Al-Muslimun
saat ini tengah sibuk dengan tekanan dari pemerintah, sehingga
perhatian mereka terhadap masalah aliran musik dan group band Heavy
Metal tidak terlalu tajam lagi.
Di Maroko, Partai Keadilan dan Pembangunan yang dikenal memiliki
orientasi keIslaman masih menentang Heavy Metal. Tapi sejumlah partai
agama lainnya tidak terlalu menentangnya karena pada umumnya, mereka
sedang sibuk mengkaji dan mempermasalahkan soal demokratisasi di
tempatnya.
Bisa Dikatakan bahwa Heavy Metal mulai tersebar di Timur Tengah?
Memang sudah menyebar. Tapi Heavy Metal di sana sudah kehilangan
substansinya. Aliran itu muncul pertama di Inggris pada tahun '60 atau
'70-an sebagai bentuk penolakan terhadap kaum muda yang kehilangan
pekerjaan dan karena rekonstruksi perekonomian yang meninggalkan bisnis
konvensional sehinga banyak tempat yang dilanda kemiskinan. Semua
kondisi itu memunculkan kemarahan, dan itulah yang melatarbelakangi
Heavy Metal.
Dalam cover buku Anda terpampang gambar perempuan yang berjilbab
tapi memakai kaos bertuliskan Heavy Metal. Apa pesan yang ingin Anda
sampaikan lewat gambar itu?
Sebagian orang menganggap jilbab itu sebagai ancaman. Saya ingin
mengangkat pesan bahwa ketika Anda melihat perempuan berjilbab dengan
kaos seperti ini, apa pendapat Anda? Anda pasti akan melihatnya
berbeda. Ternyata dia menyukai Heavy Metal seperti Anda. Titik inilah
yang ingin saya angkat dalam uraian buku saya pada bab “Mengapa mereka
membenci kami?” Kaum Muslimin itu masing-masing berbeda. Kita di AS
juga berbeda-beda ada yang beraliran partai Demokrat, ada yang
Republik, yang satu sama lain saling berkompetisi. Kita tidak mungkin
menyamaratakan pandangan terhadap Islam dan dunia Islam, karena ada
ragam bentuk di sana.



Home

















